Tampilkan postingan dengan label Masashi Kishimoto. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Masashi Kishimoto. Tampilkan semua postingan

Selasa, 07 April 2015

Scan Manga Naruto dan Wawancara Singkat Seiyuu Tim 7 oleh daVinci Magazine

Terdapat juga hasil wawancara singkat pengisi suara Naruto, Sasuke dan Sakura dalam Majalah ini:
Terjemahan:
――アニメの放送は続いていますが、原作ではナルトとヒナタ、サスケとサクラというカップリングで三人の三角 関係 に 終止 が 打 た れ ま し た. こ の 展開 を 皆 さ ん は 予 想 さ れ て ま し た か?
--Anime masih terus berlanjut, tetapi dalam karya aslinya (Manga), terdapat pasangan Naruto dan Hinata, serta Sasuke dan Sakura. Cinta segitiga mereka sudah berakhir. Apakah semuanya mengira hal ini akan terjadi?
竹内 :はい。......と、言うますか、実は昔、岸本発生にお聞きしたことがあったんですよ。
Takeuchi (seiyuu Naruto): Ya...... Hmm, harus kujawab ya. Sebenarnya, hal itu sudah kita dengan dari Kishimoto-sensei dari dulu.
中村 :アニメの放送が始まって間もない頃で、お会いしたのも2度目ぐらいの時でしたよね。
Nakamura (Sakura seiyuu / VA): Sejak penyiaran anime dimulai, tepat setelah dimulai. Saat kedua kalinya kami bertemu dengan Kishimoto.
杉山:その時から「最後はサスケとサクラが一緒になります」とおっしゃっていて.
Sugiyama (seiyuu Sasuke / VA): Jadi pada kesempatan itu, (Kishimoto) berkata "Pada akhirnya, Sasuke dan Sakura akan bersama".

Sabtu, 10 Januari 2015

Kishimoto Interview on Karin/Taka


English Translation
Will we see Team 鷹 (Taka) in the new era project? 
Most definitely. I have been planning for that. They will likely appear alongside Orochimaru. After all they play a huge part in Sasuke’s life. Sasuke chose 鷹 (Taka’s) qualities and abilities by the example of Team 7. So to speak, Juugo is Kakashi, Suigetsu is Naruto and Karin is Sakura. They have grown very close and much of a family like Team 7 has. They are left in a mystery for now! They were miles away from Sasuke after the war ended.

The databook number 4 told us there is no way 香燐 (Karin) would stop being by Sasuke’s side, did she really get over him so soon?
(laughs) Honestly I haven’t given it much thought. It is hard to find a way to explain how she got over Sasuke. I don’t think she ever would and it was not in my original intention to have her give up. If I was ever going to end the story with romance I had been planning to let Sasuke end up with 香燐 (Karin). In the process I decided to make her a member of the うずまき一族 (Uzumaki-clan). It would symbolize the end of the curse of hatred between Uchiha and Senju and the end of a repeating circle. Sadly she did not gain as much popularity as Hinata and Sakura so we discussed to ditch the idea.

There are rumors about Sasuke and Sakura’s daughter looking more like Karin than Sakura, what would you say to that?
I was conflicted when I realized I could not let Karin end up with Sasuke. Things went much tougher from then on since for me it would have been much easier to write Sasuke romantically if he had went for Karin. It becomes extremely hard with Sakura because she is an overly emotional woman. That is why at some point in the story I planned for her to get with Naruto. He’s the person who always understood her. Once more due to popularity reasons the idea was ditched in the progress and she went back to loving Sasuke. I always liked Karin’s design so I suppose the reasons for this resemblance is a franchise I am possibly creating (laughs) I do love all of my characters so it was hard to just not involve Karin anymore.

How would you describe the relationship between Sasuke and Karin?
Deep. In fact throughout the times they spent together Sasuke developed feelings for Karin. That became relevant when he awoke a new power to save her during their fight with キラービー (Killer Bee). When an うちは (Uchiha) learns to love changes occur with their visual powress. It increases out of hatred and love – out of the desire to save somebody. Even if they are apart now Sasuke still cares as much for Karin as for Sakura. The two have always been liked on a similiar scale by him. Karin is like the voice of the Sasuke fandom! (laughs)
Indonesian Translation cooming soon!

Sabtu, 06 Desember 2014

Interview Kishi – Sekilas tentang NaruHina dan NaruSaku

「ナルトがヒナタと一緒になることは結構早い段階で決めていましたね。だからこそ、ナルトとサクラがくっつくかのようにミスリードさせるために、あえてサクラとナルトの母親であるクシナの動きを重ねるかのようなシーンを描いたりもしたんです」。
Naruto berakhir dengan Hinata sudah diputuskan sejak awal cerita. Naruto yang dekat dengan Sakura merupakan cerita yang disengaja untuk mengecoh penggamar. Misal saat Sakura ditunjukan seakan bisa dibandingkan (mirip) dengan Kushina, seakan-akan kelak akan menjadi istri Naruto, misalnya. Dalam Movie The Last ini tidak hanya berisi kisah cinta Naruto kepada Hinata, tapi juga bagaimana cara Naruto melupakan Sakura. Dia (Kishimoto-sensei) merasa kisah cinta Naruto dengan Hinata perlu diceritakan dengan jelas, kalau tidak maka kurang adil bagi para pembaca. Itulah sebabnya Film The Last ini dibuat.





Kamis, 20 November 2014

Lagi, Wawancara Kishimoto & Line Art Gadis Ootsutsuki, Sasuke, Kakashi

Wawancara Kishimoto - Info lagi mengenai wawancara Masashi Kishimoto, kali ini ia ditanyai perihal cerita Naruto dan Hinata.


Penanya: Dalam Epiloge. Kita bisa melihat Naruto dan Hinata punya dua anak. Sejak kapan anda memutuskan bahwa Naruto dan Hinata akan bersama?
Kishimoto: "Sebenarnya sudah Cukup lama. Tapi harus kuakui ada saatnya kami berpikir juga tentang Sakura, kau tau. Tapi setelah sekian lama, hati Sakura hanya mendadak beralih ke Naruto, hal ini akan memberinya kesan wanita yang mengerikan, setuju 'kan? Pokoknya kupikir dia sudah benar-benar dikhususkan untuk Sasuke. Aku akan terus menulis Naruto sampai musim panas ini.

The Last: Naruto the Movie - Tak henti info-info bermunculan sebelum tanggal rilisnya (6 Desember) di Jepang. Kali ini info Line Art dari Sasuke, Kakashi dan dikonfirmasi yaitu gadis dari klan Ootsutsuki.



Rabu, 19 November 2014

Wawancara Masashi Kishimoto & Kosuke Yagahi dalam WSJ #51

WEEKLY SHONEN JUMP: Kishimoto Sensei dan Kosuke Yagahi, pencipta Naruto dan Kepala Editor saat ini di JUMP SQ, hadir bersama untuk membicarakan perjalanan panjang Naruto mulai dari awal serialisasi menuju ke seluruh dunia secara fenomenal!

WSJ: Pertama, bagaimana kalian berdua bisa bertemu?
KISHIMOTO: Karya submisiku, Karakuri, memenangkan HOP★STEP award, lalu dari pihak Editorial JUMP memanggilku untuk membicarakan masalah itu. Saat itu, aku ditugaskan dengan seorang editor---Yahagi-San. Dia memperkenalkan dirinya lalu mulai bertanya-tanya padaku.

WSJ: Pertanyaan seperti apa?
KISHIMOTO: Dia bertanya apakah aku sudah benar-benar siap untuk menjadi seorang Mangaka. Dengan tegas aku jawab "Ya", hal itu membuatku berpikir bahwa ini adalah bisnis yang serius. Karena hal itu dan juga hal lain, aku jadi punya kepercayaan yang penuh terhadapnya.


WSJ: Apa kesan anda terhadap Yahagi saat itu?
KISHIMOTO: Menurutku semua Editor JUMP itu adalah seorang yang perfeksinonis dan paham betul tentang seluk-beluk Manga.
YAHAGI: Wow, kau salah besar! [tertawa]


WSJ: Pada saat itu, anda berusia 25 tahun dan sudah 2 atau 3 tahun dalam Jump?
YAHAGI: Ya, betul.
KISHIMOTO: Saat itu Yahagi-san kira-kira 3 tahun lebih tua dariku.
YAHAGI: Tapi aku yang mengintimidasi? [tertawa]
KISHIMOTO: Bagi Mangaka pemula, seorang editor itu bagaikan pengawal menuju gerbang neraka. Rasanya seperti "Jika dia membenciku, maka hidupku akan hancur!"
YAHAGI: Nggak seburuk itu lah! [tertawa]
KISHIMOTO: Ketika sedang bersama dengan Manga lain, ada yang berkata seperti ini, "Kau tak harus menerima apapun yang editor minta, 'kan?" Lalu kujawab, "Ya benar". Tapi ada juga Mangaka yang bilang, "Kau harus lakukan apa yang Aditor katakan!" Dan itu benar juga... [tertawa]

WSJ: Saat itu, dari sisi mana anda melihat bakat Kishimoto Sensei?
YAHAGI: Dibandingkan dengan yang lain pada saat itu, seninya kuat dan bergaya. Namun juga terlalu gelap. Karakter-karakter buatannya selalu punya garis dibawah matanya. Saat itu aku berpikir, "Kenapa seperti ini? Terlalu mubazir." Tapi kemudian aku sadar kalau itu adalah sesuatu yang fresh.
KISHIMOTO: Iya betul. Masalah itu yang cepat-cepat kau suruh perbaiki.

WSJ: Berapa banyak Mangaka baru yang anda tangani pada saat itu?
YAHAGI: Aku punya informasi kontak sekitar 200-an, tapi hanya setengah yang aku evaluasi.

WSJ: Seratus?! Dari sebanyak itu, Kishimoto Sensei nomor berapa?
YAHAGI: Dalam skala 10, aku yakin dia berada di angka 3, tapi tidak di secara langsung dibandingkan dengan sisanya. Dia juga tidak setempat, jadi ibaratnya belum tentu bisa dibawa ke New York.
KISHIMOTO: Aku juga menanyakan hal yang sama, saat itu aku sangat terkesan mengetahui kalau dia harus menangani banyak sekali orang.
YAHAGI: Asal kau tahu, saat berpikir nonstop tentang Manga maka akan terbawa kedalam mimpi. Maka dari itu, kau sering melihat kerjaan Kishimoto Sensei dalam mimpiku. Aku sangat berharap kalau mimpi itu jadi kenyataan.

WSJ: Saat berusaha untuk melakukan serialisasi, prosesnya berubah ibarat menjalani balapan dengan tiga-kaki. Bagaimana kalian membuat one-shot berikutnya?
KISHIMOTO: Setelah memenangkan HOP★STEP award, aku membuat karya pendek bernama Michikusa. Namun katanya karya itu terlalu personal, sementara aku harus fokus menghibur para pembaca. Itu adalah pencerahan bagiku. Aku diminta untuk membuat hal lain seperti scene keren dalam Karakuri. Kita juga membahas tentang mencari jalan jitu untuk belajar dalam hal pembangunan cerita.
YAHAGI: Setelah itu, Naruto dibuat sebagai one-shot, dan respon pembaca dan juga karakternya sangat bagus. Namun, dalam cerita one-shot, Naruto tidak punya Kyuubi dalam dirinya, dia hanya sendiri. Akibatnya sangat sulit untuk mengubahnya menjadi cerita yang berkelanjutan. Jadi kami meninjau semua karya-karyanya dan memutuskan untuk mencoba mengembangkan Karakuri sekali lagi.

Gambar [Karakuri dari kontes HOP★STEP. Karya ini yang telah membuat Kishimoto Sensei muda dan editornya, Yahagi bersama].

KISHIMOTO: Jadi akhirnya kami mengerjakan ulang Karakuri, dan di saat yang sama aku ditawari membuat one-shot di Weekly Shonen Jump.

YAHAGI: Kita bisa masuk ke majalah tanpa harus memenangkan kompetisi. Artinya ekspektasi kita dalam bekerja tinggi. Tapi kita tak punya banyak waktu untuk persiapan.
KISHIMOTO: Aku hanya punya waktu sekitar 2 minggu untuk mengerjakannya setelah ceritanya ditentukan. Aku mengerjakan storyboard-nya dalam satu hari.


WSJ: Bagaimana reaksinya?
YAHAGI: Mengerikan. Bahkan sampai tak menebus cover peninjauan.
KISHIMOTO: Ini seperti penggilan bangun yang kasar. Sampai akhirnya kita bertemu di kantor. Setelah one-shot berlalu, aku kembali lagi menemuinya do lobby layaknya pendatang baru [tertawa] Sementara aku ingat saat itu berpikir, "Mereka menang tahu cara menaruh orang pada tempatnya."
YAHAGI: Kita diberi banyak waktu untuk mengerjakan one-shot Naruto, sehingga bisa berjalan baik dalam peninjauan. Kita hanya tak punya banyak waktu untuk mengerjakan Karakuri.
KISHIMOTO: Sekarang aku mengerti apa yang berhasil pada Naruto, dan apa yang tidak berhasil pada Karakuri.

WSJ: Apa itu?
KISHIMOTO: Pada karakter utamanya. Senyum Naruto itu penuh kejujuran. Sedangkan dalam Karakuri sedikit jahat. Setelah itu aku juga membuat Manga baseball, tapi pergi tanpa hasil. Kurasa aku sudah selesai dengan Majalah shonen, jadi aku membuat Mario.
YAHAGI: Selama priode ini, dia tak kunjung mengajukan storyboard, tapi aku bisa melihatnya tumbuh. Setelah cukup lama tak mendengarnya, aku memanggilnya dan dia bilang sedang mengerjakan Mario. Lalu dia meminta untuk memperkenalkan dirinya pada Seinen Manga Magazine.
KISHIMOTO: Yhagi-san bilang padaku kalau aku harus membuatnya untuk Shonen Manga dan jangan pergi dari situ.
YAHAGI: Manga Baseballnya lebih ke seinen, begitu pula dengan Mario. Aku memintanya untuk membuat Manga Shonen sekali lagi, tapi aku tak bisa menghentikannya jika dia menolak.

KISHIMOTO: Setelah itu aku membuat storyboard berjudul Magic Mushroom (Jamur Ajaib). Tapi mendadak aku dapat telpon yang bilang untuk melupakan one-shots dan membuat storyboard untuk serialisasi. Aku terkejut.
YAHAGI: Mario bagus, aku tahu ada skill dalam pengerjaannya. Kupikir aku harus membuatnya pergi kepadanya. Kami memutuskan untuk mengajukan Naruto dengan pengerjaan ulang dan dunia baru.
YAHAGI: 3 Chapter pertama untuk storyboard, dan yang pertama cukup memuaskan.
KISHIMOTO: Kau bilang padaku kalau itu sempurna.
YAHAGI: Meski begitu, saat kami mengajukannya dalam rapat serialisasi, ada saingan 2 manga Ninja. Dan salah satunya dibuat oleh Mangaka yang punya track record mumpuni. Kami sangat pesimis, tapi kita bisa memenangkannya. Ditambah lagi, serialisasi dimulai 6 bulan setelahnya. Chapter 1 sudah bagus, tapi kita pergunakan waktu 6 bulan itu untuk memperbaiki chapter berikutnya.


WSJ: Disana selalu ada senggang waktu sekitar 2 bulan, kan?
KISHIMOTO: Karenanya aku jadi punya banyak waktu untuk pindah ke Tokyo dan bersantai. Aku sungguh diberi banyak waktu untuk persiapan.
YAHAGI: Chapter 2 sebenarnya adalah chapter 4. Untuk lebih fokus ke Naruto, kita memindahkannya kedepan.
KISHIMOTO: Chapter 2 paling sulit. Aku sampai mengulangi pekerjaannya 2 sampai 3 kali.
YAHAGI: Kita ingin 2 chapter pertama lebih terfokus pada karakter utamanya. Dan dengan perkenalan Konohamaru, kami bisa menampilkan karakter nakalnya, dan juga kejantanan Naruto. Kami ingin mengembangkan dunianya dan membentuk dasar yang kuat untuk terus maju.

Gambar: Keduanya setuju kalau chapter 2 sulit sekali dibuat. Dipadukan dengan Konohamaru, kemungkinannya lebih besar untuk menunjukan daya tarik Naruto.

WSJ: Sasuke dan Sakura ditampilkan dalam chapter 3.
KISHIMOTO: Yahagi-san bilang padaku untuk fokus ke karakter utama pada 2 chapter pertama. Lalu menggunakan chapter 3 kedepan untuk membuat rival dan kunoichi (ninja wanita) dan membuat hubungan cinta-segitiga diantara karakter-karakter itu. Aku tak pandai membuat karakter wanita, sehingga dari awal aku tak punya perencanaan. Tapi sekali aku membangun cinta-segitiga itu, rasanya jauh lebih mudah untuk membuat chapter selanjutnya. Aku terkejut betapa bergunanya petunjuk itu. Makanya aku cenderung mendengarkan apa yang dia jelaskan padaku. Lalu lagi, suatu saat dia debat denganku selama 6 jam untuk membujukku melakukan petunjuk/nasehatnya. Dia sangat meyakinkan, jadi kadang aku tak punya pilihan.

YAHAGI: Aku teringat saat kita sering sekali melakukan pertemuan pada saat Gaara diperkenalkan.
KISHIMOTO: Dia adalah karakter yang penting, dia cukup menguras waktuku untuk membuatnya dengan benar.

Gamber: Mereka debat berjam-jam untuk membuat karakter Gaara.

WSJ: Apa anda punya kenangan lain pada saat itu?
KISHIMOTO: Saat itu aku cukup lembek, dia memberiku banyak waktu cuti, meskipun aku masih pemula.
YAHAGI: Waktu itu aku keterlaluan membiarkan seorang seniman serial baru mengambil cuti. Aku merasa lega ketika mereka membiarkannya. Dan lagi, aku adalah tipe editor yang hanya akan menunggu beberapa jam setelah halaman terakhir selesai dikerjakan untuk menanyakan apakah storyboard untuk chapter berikutnya sudah selesai dibuat. Aku kurang begitu mengerti berapa banyak seniman harus menjalaninya.
WSJ: Dan anda terus lanjut menjadi editornya selama 10 tahun berikutnya.
YAHAGI: Kupikir setelah Tsunade arc lebih baik ganti editor saja. Namun saat itu, cerita, alur dan seninya sangat bagus dan tak perlu dikhawatirkan.
MASASHI: Kau akhrinya bertahan sampai chapter saat Sasuke membangkitkan Magekyou Sharingan. Aku belajar banyak salama masa itu.

WSJ: Yahagi-san, apa kau juga mendorong Kishimoto Sensei dalam berakhirnya serial ini?
YAHAGI: Sudah diputuskan sejak aku menjadi editornya bahwa cerita akhir berisi pertarungan antara Naruto dan Sasuke. Aku berharap untuk segera melihatnya. Aku suka serial Fist of the North Star dan Ashita no Joe (Besoknya Joe) yang menceritakan perjalanan hidup karakternya, jadi aku suka Naruto seperti itu.

WSJ: Setelah seri ini berakhir, akan ada Movie. Apa yang anda harapkan darinya?
KISHIMOTO: Aku seorang ayah, jadi aku senang sekali menggambar Naruto sebagai seorang ayah. Aku ingin menggambar pertumbuhan dan perubahan karakter-karakter yang ada.
YAHAGI: Terimakasih atas kerja kerasmu selama bertahun-tahun. Beristirahatlah dan buatlah manga lagi! Kuyakin para pembaca juga mengharapkannya!

Wawancara Masashi Kishimoto & Kosuke Yagahi by VIZ

Kishimoto Interview - Edisi #51 WSJ menerbitkan halaman khusus berisi wawancara Masashi Kishimoto (mangaka Naruto) dan Kosuke Yahagi (Editor Naruto). Sebenarnya Narutonian pernah membagikannya pada kalian disini, namun akhirnya mereka (VIZ) merilis versi lengkapnya, dan ditambah lagi sudah Narutonian translate ke bahasa kesayangan kita. Enjoy.


Bagi kalian yang sudah baca dari web, silakan download file diatas, sekaligus yang bahasa Inggrisnya kalau mau.

Direct Download
(2mb)
[ENG] [INDO]

Wawancara Masashi Kishimoto Etermix Magazine, Spin-Off Naruto rilis April 2014

Edisi bulan Januari Entermix Magazine, Kadokawa, Jumat kemarin menerbitkan sebuah wawancara dengan Mangaka Naruto, Masashi Kishimoto. Dalam wawancaranya, Kishimoto mengatakan bahwa ia akan memulai Naruto baru, yaitu spin-off manga mini seri (Judul belum diumumkan) di majalah Shueisha, Weekly Shonen Jump musim semi berikutnya. Dari pernyataan tersebut, Entermix menentukan bahwa mini-seri itu akan rilis April 2015 mendatang.


Masashi juga menambahkan bahwa ia masih memiliki pekerjaan untuk seri Naruto hingga musim panas tahun depan, sehingga ia takkan memulai persiapan untuk seri baru selain Naruto hingga itu semua selesai. Ia mengutarakan bahwa ada banyak ide yang belum ia tunjukkan dan ia minta para penggemar untuk menunggunya dengan sabar. Namun karena sudah memasuki umur 40-an dan merasa semakin sulit mengerjakan manga mingguan. Sementara ia mengatakan tak bisa mengikuti jejak Osamu Akimoto (pencipta manga dekade super lama, KochiKame), ia mengutarakan kekagumannya pada Akimoto. Dengan nada bercanda, Kishimoto meminta maaf kepada para penggemarnya kalau-kalau judul berikutnya nanti tidak akan rilis mingguan lagi.

Selain itu ia juga ingin menyempatkan waktu lebih untuk keluarganya, seperti untuk pergi bulan madu dan bermain dengan anaknya. Masashi sudah menikah lebih dari satu dekade lalu, tetapi terus mengerjakan Naruto tanpa henti. Masashi bercanda mengatakan, ia ingin seperti Naruto dan karakter lainnya, untuk lebih menghargai dan menyayangi keluarganya.
Entermix juga mencatat bahwa pameran seni Naruto akan mulai dibuka di Tokyo pada musim semi berikutnya, kemudian pindah ke Osaka di musim panas. Selain itu, akan ada seni mural (menggambar di dinding) raksasa oleh Kishimoto.


Semua hal diatas merupakan bagian dari "Naruto Shin Jidai Kaimaku Project" (Project Pembukaan New Era Naruto) dalam rangka memperingati ulang tahun Manga Naruto yang ke-15.

Senin, 10 November 2014

Intip Lebih Dalam Ruang Kerja Masashi Kishimoto

Narutonain - 15 tahun dan 700 chapter Manga Naruto, suatu prestasi luar biasa. Lihatlah ruangan kerja milik sang legenda, orang yang yang telah membuat Manga Naruto yang telah digemari dan menginspirasi jutaan orang di seluruh dunia ini. Dalam ruang kerja Masashi Kishimoto terlihat ada figure Dragon Ball Z Goku, koleksi Volume Naruto lengkap, berbagai jenis barang lainnya yang berhubungan dengan Naruto, alat tempurnya dalam menggampab Naruto, iPad, kucing, kertas, dan bebagai buku yang mungkin menjadi inspirasinya dalam membuat cerita Naruto.

Manga Naruto sudah tamat, tapi dalam wawancara terakhirnya Masashi Kishimoto menyatakan bahwa masih ada yang mau ia kerjakan, ia berkata akan tetap membuat Manga, termasuk salah satunya yang telah diumumkan adalah Naruto Part 3 mini-seria (judul belum diumumkan) yang akan memulai debutnya pada Musim Semi 2015 nanti (kira-kira bulan Maret).

















Minggu, 09 November 2014

Interview Masashi Kishimoto Perihal Tamatnya Naruto

Tak terasa kisah Uzumaki Naruto buatan Masashi Kishimoto ini telah selesai . Manga Naruto berakhir pada Chapter 700, setelah itu legenda Mangaka di balik Manga ini angkat bicara mengenai perasaannya setelah Naruto tamat. Dia juga berkomentar tentang sudut pandangnya pada ending Naruto. Baca dan Lihat Wawancara Masashi Kishimoto dibawah ini, disertai foto Kishimoto-sensei saat membuat chapter terakhir.

Masashi Kishimoto, pencipta "Naruto", saat diwawancarai pada 31 Oktober di Shibuya Ward, Tokyo, beberapa jam setelah ia menyelesaikan chapter terakhir.

Question: Bagaimana perasaan anda sekarang?
Kishimoto: Karena saya baru saja menyelesaikan episode terakhir ini kurang dari 12 jam yang lalu, saya belum punya perasaan yang sesungguhnya (perihal tamatnya "Naruto"). Saya harus mengejar deadline tiap minggunya selama 15 tahun, jadi rasanya masih ada deadline untuk minggu depan. Saya sudah memikirkan banyak hal yang harus dilakukan setelah ("Naruto") berakhir, tapi saya belum tahu dari mana harus memulai. Saya ingin melakukan hal lain selain manga. Jangan khawatir, saya akan terus menciptakan manga.

Q: Kapan anda memutuskan bagaimana untuk mengakhiri "Naruto"?
Kishimoto: Saat pertama kali pekerjaan ini diserialisasi, saya telah menentukan akhir manga ini dengan pertempuran antara protagonis Naruto vs Sasuke yang merupakan saingannya sejak awal cerita. Kemudian saya putuskan rinciannya, sedikit demi sedikit, diataranya seperti apakah mereka akan bertarung sebagai teman atau musuh, perasaan dan dialog mereka, sambil menggambar manganya. Sekitar dua tahun yang lalu, saya mulai merasa cerita ini sudah mendekati Final.

Ketika manga ini dimulai, editor yang bertanggung jawab untuk pekerjaan saya berkata padaku, "Lanjutkan seri ini setidaknya selama lima tahun." Sulitnya pekerjaan untuk terus melanjutkan "Naruto" dalam majalah mingguan kadang-kadang membuat saya berpikir bahwa saya ingin menyelesaikan serial ini. Saya bahkan tidak berpikir "Naruto" akan berlangsung selama 15 tahun.

Cerita bisa berlangsung dalam jangka waktu lama seperti ini karena karakter "terjebak." Ketika saya mencoba untuk dengan cepat membuat jawaban (untuk masalah yang diangkat dalam cerita), karakter yang ada tidak memungkinkan saya untuk melakukannya. Jika saya membuat mereka bertindak sesuai harapanku (memaksa), maka aspek "kenyataannya" akan hilang.

Karena seniman manga (mangaka) selalu bekerja di dalam ruangan, sulit bagi kita untuk melihat secara langsung apakah pekerjaan kita benar-benar populer. Kecuali jika saya menerima banyak surat penggemar dari luar negeri, baru saya menyadari (bahwa "Naruto") cukup populer di luar Jepang. Beberapa surat yang ditulis menggunakan bahasa yang saya tidak tahu, jadi saya hanya mengerti bahwa pekerjaan saya dibaca oleh banyak orang di berbagai negara.

Salah satu surat penggemar berisi foto seorang anak kecil berpakaian seperti Naruto yang sedang berpose mencolok. Lampiran tersebut membuat saya bahagia.

Q: Apakah Anda tahu "One Piece"?
Kishimoto: Tidak mungkin saya tidak tahu. ("Naruto" dan "One Piece", keduanya) merupakan serial Manga di majalah yang sama, dan "One Piece" selalu berada di jajaran depan. Saya mampu bekerja begitu keras untuk menulis "Naruto" juga berkat (saingan dengan) "One Piece."

Q: Anda berusia 40 tahun pada 8 November. Bagaimana perasaan anda mengenai hal itu?
Kishimoto: Saya tetap seorang "anak" dalam hal mentalitas. Tidak ada yang berubah dari usia 25 tahun, ketika seri dimulai. Aku hanya bekerja di meja untuk menciptakan karya berkualitas tinggi, manga yang menarik, dan 15 tahun berlalu tanpa saya sadari.

Q: Apa yang ingin anda beritahu kepada dirimu yang dulu?
Kishimoto: Saya berharap untuk memberitahu diri saya sendiri pada usia 23 atau 24 tahun, saat sedang menggambar Naruto dan karakter lain di atas kertas copy dirumah keluarga saya seperti yang saya inginkan: "Hargai dia. kau akan menulis serial manga selama 15 tahun dengan menggunakan karakternya."

Q: Untuk The Last: Naruto the Movie...?

Kishimoto: Movie terbaru menceritakan kisah cinta. Ceritanya akan menggambarkan kejadian antara manga chapter 699 dan 700. Saya yang merancang karakter dan membantu membuat cerita. Meski saya ingin sekali menulis kisah cinta Naruto dan teman-temannya dalam serial manga, tapi rasanya terlalu sulit. Saya tidak pandai menulis roman karena saya merasa malu ketika mencoba untuk melakukannya.

Meja kerja Masashi Kishimoto, ia sedang menggambar Naruto
Original drawing Naruto Chapter 699


Selain itu, akan ada adaptasi musik dari Naruto dan pameran yang menampilkan karya manga di Jepang tahun depan. Untuk itu, Kishimoto-sensei berkata "Saya ingin segera melihat semua adaptasinya. Pameran direncanakan akan menjadi yang terbesar. Fans Naruto akan dapat direndam dalam pandangan dunianya, sedangkan mereka yang tidak tahu banyak tentang Naruto jadi ingin membaca manganya. "

Source: http://ajw.asahi.com/

Minggu, 02 November 2014

Naruto jadi Ayah? Inikah New Era? Wawancara Masashi Kishimoto Terbaru

Sebelumnya silakan baca dulu Wawancara singkat Masashi Kishimoto dibawah ini terkait dengan chapter akhir Naruto minggu ini:


“Aku sendiri adalah seorang ayah, saat ini, kupikir menyenangkan sebagai seorang ayah menggambar Naruto menjadi ayah. Aku ingin menunjukkan perubahan karakter saat ia tumbuh, aku juga ingin menunjukkan berapa banyak karakter yang telah tumbuh dan berubah.” Begitulah peryataan singkat Masashi Kishimoto.

Kita belum tahu apakah peryataan diatas serius atau hanya dalam pikiran Masashi Kishimoto. Kita tahu Movie The Last menceritakan kisah cinta, dan juga dalam Trailer Terbarunnya menginformasikan bahwa cerita Movie The Last berada pada "Periode Kosong", mungkin dua hal itu merupakan sebuah petunjuk dan ada kaitannya dengan cerita Naruto menjadi seorang ayah.

Chapter 699 dan 700 full color akan terbit 10 November 2014 nanti, dan kita biasa mendapatkannya di internet sekitar 3-4 hari sebelum tanggal itu. "Periode Kosong" yang dimaksudkan mungkin merupakan "Time Skip" menuju "Naruto New Era" seperti kita tahu. Admin malah punya pikiran berdasarkan rumor yang beredar bahwa Naruto Manga yang sekarang akan berakhir pada chapter 699, lalu pada chapter 700 akan ditampilkan "time skip" Naruto yang melebihi 2 tahun (masa The Last Movie), dimana Naruto sudah dewasa, punya istri dan anak serta telah menjadi Hokage.

Ilustrasinya begini:
  1. Chapter 699 Naruto berakhir
  2. Chapter 700 ditampilkan TimeSkip Naruto, katakanlah 10 tahun kemudian, dimana terdapat perubahan karakter seperti yang Kishi katakan diatas. Dan inilah yang di sebut "Naruto New Era" atau bisa kita sebut Naruto Generasi/Jaman Baru.
  3. Movie The Last, adalah "Periode Kosong" yang mana kita tahu masanya adalah time skip selama 2 tahun dari Naruto chapter 699. Menceritakan kisah cinta bagaimana Naruto memiliki Istri dan menjadi seorang Ayah
  4. Jadi kemungkinan alurnya sebenarnya begini: Chapter 699 >> Movie The Last >> Chapter 700 >> New Era Project
Oke, itu hanya rumor dan perkiraan Fans, admin pikir itulah "shocking end" yang sebelumnya diinformasikan oleh WSJ, walaupun jika benar begitu rasanya ceritanya akan terlalu cepat.

Warning: Major Naruto Manga Spoilers Ahead
Nah, sekali lagi ini baru rumor yang belum tentu kebenarannya, jadi Keep Calm and Just Wait Naruto Chapter 699 & 700.

Sabtu, 08 Februari 2014

Wawancara Masashi Kishimoto Versi VizMedia

Narutonian - Dari kemarin baru ada waktu buat translate ini, Narutonian bagikan Wawancara Masashi terakhir yang menurut sumber merupakan hasil scan dari VizMedia dalam WSJ, tepatnya dalam acara Jump Festa 2014 kemarin. Tentunya untuk bisa mendapatkan scan ini harus menjadi member di Viz WSJ, dan tidak gratis tentunya. Terimakasih untuk Saiyandisland yang telah mebagikannya secara cuma-cuma. Narutonian tidak akan menjelaskan banyak, karena mungkin sudah banyak yang tahu. Lengkapnya silakan baca hasil terjemahan bahasa Indonesia Narutonian dibawah ini: (maaf jika terjemahannya jelek. ^_^)





Bisa dilihat, Gambar terakhir merupakan bagian dari Video Masashi Kishimoto Menggambar Naruto Terbaru yang Narutonian post kemarin. Semoga bermanfaat.

Biar lebih jelas silakan ambil dibawah:

Senin, 03 Februari 2014

Video Masashi Kishimoto Menggambar Naruto Terbaru

Narutonian - Narutonian baru ingat dulu ada yang minta/mau lihat bagaimana kepiawaian Masashi Kishimoto dalam menggambar tokoh Naruto. Nah kebetulan dalam acara Jump Festa 2014 kemarin yang diselenggarakan pada bulan Desember 2013 tim Viz/VizMedia telah merekam video Masashi Kishimoto menggambar Naruto dan telah mempublikasikannya kemarin 3 Februari 2014. Langsung lihat saja Video Masashi Kishimoto mengambar karakter Naruto terbaru dibawah ini:



Sebelumnya dia juga pernah menggambar Naruto 2 tahun yang lalu dalam acara yang sama yaitu Jump Festa 2012 tepanya dipublikasikan pada tanggal 12 Oktober 2012, lihat videonya: